Getar Dawai Sasando, Alat Musik Tradisional Yang Mendunia, Khas Pulau Rote.

  • Whatsapp
Getar Dawai Sasando, Alat Musik Tradisional Yang Mendunia, Khas Pulau Rote
Getar Dawai Sasando, Alat Musik Tradisional Yang Mendunia, Khas Pulau Rote

Newsjabar.com – Sasando, Sasando adalah alat musik tradisional yang berasal dari daerah Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur. Asal nama Sasando berasal dari kata Sasandu, yang mempunyai arti yaitu berbunyi atau bergetar.

Alat musik sasando dimainkan dengan cara di petik, dengan menggunakan kedua tangan secara bersamaan, bergerak berbarengan sesuai irama nada yang sedang di mainkan.

Sasando adalah alat musik tradisional yang berasal dari pulau Rote, NTT. Alat musik ini terbuat dari bambu dan daun lontar yang senan tiasa berpungsi sebagai senator.

Sasando alat musik teradisional yang sangat menarik dengan gaya yang khas ala Nusa Tenggara Timur.

Memainkan alat musik sasando ini harus mempunyai kemampuan dan keterampilan yang cukup, di karenakan meminkan alat musik sasando ini cukup sulit bahkan tidak semua orang dapat memainkannya.

Baca Juga:   Viral Ditemukannya Gunung Emas Di Kongo Afrika, Dikaitkan Dengan Tanda Akhir Jaman

Menggunakan alat musik sasando ini harus menggunakan semua jari dan kedua tangan dengan bergerak secara hampir bersamaan, musik ini hampir mirip dengan alat musik teradisional lainnya, karena alat musik sasando ini di mainkan dengan cara di petik.

Sasando Alat Musik Tradisional Pulau Rote

Alat musik ini hampir mirip dengan Kacapi dari Sunda, Gitar dan lain sebagainya yang di pastikan cara penggunaannya hampir serupa.

Alat musik sasando dimainkan dengan cara di petik, lantunan nada ciri khas yang berbeda dari yang lain, membuat sasando mempunyai daya petik yang bernilai tinggi.

nada-nada sasando begitu merdu, begitu halus, dan penuh kelembutan dikala indra pendengar menyaksikan dengan penuh ikhlas.

Sasando elektrik di sinyalir lebih banyak di pergelarkan di panggung panggung nasional maupun internasional, sedangkan sasando gong, sasando tradisional yang asli saat ini jarang terlihat meski di tanah Rote sendiri.

Baca Juga:   Banyak Pria Yang Naksir, Ternyata Youtuber Ini Adalah Pria Juga.

Dalam era moderen, sasando sudah banyak di moderenisasi dengan berbagai alasan kepraktisan. Contohnya, Dalam Sasando terdapat daun lontar, dulu daun lontar di pakai untuk alat yang memperlihatkan resonasi frekuensi tertentu, sekarang daun lontar mulai tiada dengan alasan supaya lebih simpel.

Dengan di gantinya dawai menjadi senar, menjadikan sasando alat musik tradisional yang serba guna, dan lebih banyak bisa memainkan lagu. Alat musik tradisional ini di pastikan memakai senar yang baik, sehingga penggunaannya dalam lagu lebih banyak menggunakan lagu moderen.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *