Klarifikasi BRI Unit Toddopuli Mengenai Hilangnya Uang Rp. 400 Juta Milik Seorang Nasabah

  • Whatsapp

heboh kasus pemberitaan hilangnya dana seorang nasabah BRI Unit Toddopuli, Makasar, bernama Sigit sebanyak Rp. 400 juta.

Setelah mendengar hal tersebut, pihak Bank BRI pun segera memberikan klarifikasi dan kronologi terhadap kejadian tersebut.

Karena pada dasarnya Bank Rakyat Indonesia (BRI) adalah salah satu bank komersial terbesar di Indonesia yang selalu mengutamakan kepuasan nasabah.

Dalam keterangan persnya, kamis (18/3) menurut Corporate Secretary BRI Aestika Oryza Gunarto, kejadian tersebut terjadi pada tanggal 29 Agustus 2018, dimana pelapor yaitu saudara Sigit mendatangi kantor BRI Unit Toddopuli.

Menurut Aestika Oryza Gunarto bahwa pada tanggal tersebut tepatnya pada pukul 14:04:40 nasabah yang bersangkutan telah menyetorkan uang senilai Rp. 400 juta dan tak lama dari itu tepatnya pada pukul 14:05:29 nasabah tersebut juga melakukan penarikan dengan jumlah yang sama pula.

Baca Juga:   Cara Membuat Kue Bolu Aneka Rasa yang Enak dan Lembut

Penarikan dilakukan dengan alasan yang bersangkutan membatalkan transaksi penyetoran tersebut di BRI Unit Toddopuli.

Corporate Secretary BRI Aestika Oryza Gunarto menambahkan, bahwa bukti  transaksi penarikan tersebut masih lengkap dan ditandatangi oleh yang bersangkutan sehingga dapat dikatakan bahwa penarikan terseut sah dan viled.

Jika ada beberapa tindakan yang dilakukan oleh nasabah diluar kewenangan dan tanggung jawab Bank BRI, seperti contonya nasabah tersebut yang secara pribadi menitipkan uang setelah melakukan penatikan kepada saudara Ilman Karena factor kedekatan dan keuntungan.

Aestika Oryza Gunarto pun menghimbau kepada masyarakat untuk menyimpan atau menginvestasikan dananya dilembaga atau institusi resmi yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas  Jasa Keuangan (OJK).

Baca Juga:   Walaupun Dimasa Pandemi, Bisnis Kebutuhan Muslim Di Indonesia Selalu Melejit Tak Pernah Gentar Hadapi Pandemi

PENUTUP

Demikianlah informasi yang dapat kami sampaikan, semoga anda yang telah membaca informasi ini mendapatkan pembelajaran. Ingat sebaiknya kita untuk menyimpan atau menginvestasikan dananya dilembaga atau institusi resmi yang terdaftar  dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Agar kita tidak tertipu dan menjadi rugi. Lebih baik kita lebih bijak dan berhati-hati ketika akan menitipkan uang atau menginvestasikannya, agar tidak menyesal pada akhirnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *