Pangeran Philip Yang Meninggal Di Usia 99 Tahun

  • Whatsapp

Newsjabar.com Ucapan duka dari seluruh dunia untuk Ratu Elizabeth atas meninggalnya suami tercinta. Meninggal dunia pada usia 99 tahun, Pangeran yang bergelar Duke Of Edinburgh ini meninggal dunia setelah sempat dirawat di rumah sakit.

Seperti dilansir media inggris pada hari jumat (9/4/2021), kabar meninggalnya Pangeran Philip ini di umumkan oleh Buckingham palace dalam pernyataannya.

Istana Buckingham merilis pernyataan:

“Dengan kesedihan yang mendalam Yang Mulia Ratu telah mengumumkan kematian suaminya yang tercinta, Yang Mulia Pangeran Philip, Duke of Edinburgh. Yang Mulia meninggal dengan damai pagi ini di Kastil Windsor.”

Dilansir dari beberapa media belum ada rincian resmi yang dirilis tentang pemakaman pangeran Philip. Namun diyakini ia akan diberikan pemakaman seremonial kerajaan, sesuai dengan keinginannya. Ratu akan menandatangani rencana terahir dalam beberapa hari mendatang.

Riwayat Sakit Pangeran Philip Sebelum Meninggal Dunia

Sebelum menghembuskan napas terahirnya, Pangeran Philip sempat di rawat di rumah sakit King Edward VII pada Februari lalu setelah merasa tak enak badan. Ia kemudian di perbolehkan pulang dibulan maret lalu, setelah empat pekan berada di Rumah Sakit akibat infeksi dan harus menjalani bedah jantung.

Baca Juga:   Klarifikasi BRI Unit Toddopuli Mengenai Hilangnya Uang Rp. 400 Juta Milik Seorang Nasabah

Semasa hidupnya , Philip pun diketahui sempat beberapa kali menjalani perawatan, berikut riwayat sakit yang sempat dialami philip.

Pada 1960-an, Philip pernah menderita radang sendi di pergelangan tangan kanannya saat bermain polo. Kala itu, dia dilaporkan mencoba meminum obat penghilang rasa sakit Butazolidine (phenylbutazone) untuk membantu dan kemudian berhenti meminumnya karena efek sampingnya. efek samping dari obat tersebut dilaporkan termasuk ulserasi, perut terbakar, mual, dan toksisitas hati.

Setahun setelahnya, Ia mengalami patah tulang di pergelangan kaki kirinya setelah tabrakan dilapangan polo. Lalu pada 1963, lengannya terluka perlu dijahit dengan setahun setelah itu ia kembali cedera di bagian ligamen akibat jatuh dari kuda poni polo miliknya.

Meskipun ia tidak menjalani oprasi untuk luka-luka tersebut, suami Ratu Elizabeth II ini menjalani oprasi pada 1967 untuk mengangkat kista dari pergelangan tangannya.

Masalah kesehatan philip lainnya dikabarkan sekitar 20 tahun setelah pengangkatan kista. Pada 1987, ia dirawat dirumah sakit untuk mengatasi masalah hernia, ia menghilangkan tumor jinak kecil di hidungnya.

Baca Juga:   5 Aplikai Edit Wajah Untuk Android Yang Perlu Kalian Coba

Pada agustus 2008, istana mengambil langkah yang tidak biasa untuk menyangkal bahwa Duke didiagnosis menderita kanker prostat.

Beberapa bulan kemudian, pada januari 2009 Philip yang kala itu berusia 87 tahun melewatkan serangkaian acara karena punggunnya yang memburuk.

Tahun berikutnya, ia menjalani oprasi kecil sebelum ulang tahunnya yang ke-89 untuk mengatasi sindrom carpal tunnel. Sindrom carpal tunnel terjadi akibat aktivitas dengan gerakan berlubang dalam jangka waktu tertentudan membuat tangan cedera atau mengalami jeratan.

Lama kelamaan otot mengecil dan menyulitkan aktivitas seperti menggenggam bahkan hanya untuk membawa gelas saja tidak bisa.

Satu tahun berselang setelah oprasi tersebut philip dilarikan ke rumah sakit menggunakan helikopter dari sandringham karena sakit dada. Duke of Edinburgh ini di rawat karena penyumbatan arteri koroner dan menjalani prosedur stent koroner invasif minimal.

Karena itu, ia melewatkan kebaktian Hari Natal di Gereja St Mary Magdalane dan di rawat di rumah sakit sepanjang Boxing Day, hari yang di peringati setelah Natal ketika para pelayan dan pekerja menerima hadiah dari bos mereka.

Baca Juga:   Viral!! Oknum Polwan Berselingkuh dengan Seorang Polisi

Pada Juni 2012, Philip terlihat tidak hadir dalam perayaan The Queen’s Diamond Jubilee. Dia dirawat di rumah sakit beberapa hari karena infeksi kantung kemih.

Pada Juni 2013, Philip dirawat di rumah sakit untuk oprasi diperutnya. istana mengatakan oprasi itu dilakukan dengan anestesi umum

Lima tahun kemudian, pada 3 April 2018 Philip dirawat di rumah sakit King Edward VII untuk oprasi yang di rencanakan dipinggunyal. istana mengumumkan oprasi tersebut berhasil dan Philip merasa nyaman.

Pada Januari 2019, dia terlibat dalam kecelakaan mobil saat kendaraannya di tabrak mobil lain. Dia tidak terluka namun dibawa kedokter bentuk upaya pencegahan. Di tahun yang sama, dia sekali lagi dirawat di Rumah Sakit King Edward VII untuk petrawatan yang berkaitan dengan “kondisi yang sudah ada sebelumnya”.

Kabar terahir Philip yakni pada februari lalu, dirawat kembali, ia sempat diperbolehkan pulang. hingga kabar duka di umumkan pihak Krajaan Inggiris pada jumat (4/9).

Kunjungi terus wesite kami Newsjabar.com

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *