Menteri Sosial Tri Rismaharini Kembali Tinjau ke Nusa Tenggara Timur (NTT)

  • Whatsapp

Newsjabar.com – Dikabarkan menteri sosial Tri rismaharini kembali ke NTT untuk melihat kondisi di sana para korban bencana banjir pada tanggal 8 april 2021.

Perempuan yang kerap disapa Risma itu terbang ke NTT pada pukul 05.00 WIB Kamis (8/4) pagi dari Jakarta. Sehari sebelumnya ia juga sempat meninjau korban di sana. Risma menerangkan kedatangannya ke NTT hari ini karena masih banyak warga yang belum menerima bantuan.

Read More

“Saya balik lagi jam 5 pagi karena masih banyak daerah yang saya khawatir belum terus terang belum tersentuh terutama kebutuhan makanan,” ujar Risma di kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Rabu (7/4).

Baca Juga:   Vidio Viral Pria Ngamuk ke Pelayan Resto, Publik Duga itu Robby Purba

Risma menyebut pihaknya akan membawa sejumlah bantuan, terutama kebutuhan pokok berupa makanan dan pakaian bagi pengungsi di sejumlah kabupaten di NTT. Dalam kedatangan sebelumnya, dia mengaku kesulitan menyalurkan bantuan karena banyak akses yang terputus.

Oleh sebab itu, dalam kedatangannya kali ini, Mantan Wali Kota Surabaya itu mengaku akan membawa alat berat untuk membuka akses agar bantuan bisa tersalurkan.

“Jadi, karena itu sekarang, lagi kami cari cara bagaimana alat berat itu bisa juga kita bantu,” kata Risma.

“Kita juga membawa peralatan untuk alat-alat potong pohon karena selama ini pohon-pohon itu menutup Jalan akses utama seperti itu kira-kira,” imbuhnya.

Risma menyebut selama ini penyaluran bantuan untuk korban, yang tersebar di sejumlah pulau banyak terhambat karena kendala cuaca. Akses warga juga banyak yang terputus karena jembatan terputus.

Baca Juga:   Kepala BMKG Dwikorita Karnawati Mengatakan Badai Seroja dan Banjir NTT Akibat Perubahan Iklim Global

Akibat kondisi itu, Risma mengaku rombongannya sempat gagal mengakses keberadaan warga yang terisolir di beberapa wilayah. Risma memastikan hingga kini masih banyak warga korban banjir bandang di NTT membutuhkan bantuan.

“Cuma tadi karena transport-nya sulit, sehingga kita juga kesulitan membawa barang ke sana seperti itu. Contohnya di (pulau) Adonara,” katanya.

sumber : CNN.com

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *