Viral Dr Kevin Melecehkan Perempuan Di TikTok

  • Whatsapp
Viral Dr Kevin melecehkan Perempuan Di TikTok
Gambar ini di ambil dari hipwee.com

Newsjabar.com– Baru-baru ini media sosial di hebohkan dengan adanya berita viral yang kini mengenai Dr Kevin Melecehkan Perempuan Di TikTok. kini menjadi sorotan di media sosial .

Dr Kevin akhirnya meminta maaf atas konten video Tiktoknya, lantaran dia merendahkan permpuan dan profesi dokter dokter. permintaan maaf nya yang di ucapkan melalui video singkat yang di unggah di akun media sosial nya.

Read More

Dalam video tersebut kevinpun menyampaikan permintaan maaf nya yang kevin tunjukan kepada masyarakat luas, khususnya para wanita. Ia terlihat menggunakan kameja bermotif kotak-kotak yang warna merah hitam

Baca Juga:   Video viral penampakan villa di uluwatu bali

“Kepada seluruh masyarakat, teman-teman netizen dan khususnya kaum wanita saya dokter Kevin ingin meminta maaf sebesar-besarnya atas video konten saya mengenai pembukaan (persalinan),” katanya, sebagaimana dalam video, dilihat Suara.com, Sabtu (17/4/2021).

Sebelumnya, dalam video kontennya kevin dia menggunakan zas yang berwarna putih mirip sama dokter, mengalungkan stetoskop, dan dia menggunakan sarung tangan steril.

Ia memeragakan reka adegan dokter ia mengecek pembukaan serviks dalam konteks persalinan. Saat mengecek mata kamerapun langsung menyorot kevin yang tengan mempertajam sorot mata, mengerutkan alis, dan menggigit bibir sendiri, sambil di iringi dengan musik disko dengan pancaran kampu berlap-kerlip.

Atas kejadian ini, kevinpu akhirnya berminta maaf kepada orang-orang yang melihat video itu

Baca Juga:   Mengenal Lebih Dekat Profil Dayana Kazakhstan

“Ekspresi yang dimunculkan, beserta keterangan yang termuat dalam video, seperti mencoba mengaitkan apa yang ada di dalam pikirannya, yang menurut saya tidak senonoh, dengan tugasnya untuk melakukan pemeriksaan yang sangat sensitif dan sangat intimate,” katanya.

Antik menyampaikan, konten kevin menampilkan sikap seskual yang merendahkan konten-konten melecehkan perempuan itu, namun konten ini di nilai lantaran penampilan analogi dokter dengan isu yang sangat sensitif.

Antik menyatakan, konten Kevin menampilkan sebuah sikap seksual yang merendahkan. Konten-konten semacam itu, katanya, banyak bertebaran. Namun, konten ini dinilai fatalnya lantaran menampilkan analogi dokter dengan isu yang sangat sensitif.

“Kita tidak bisa memilih apakah akan ditangani oleh dokter laki-laki atau perempuan. Akhirnya, hanya berdasarkan kepada azas kepercayaan. Jangan lupa, ini berkaitan dengan dunia medis yang tingkat kebergantungan kepada dokter itu tinggi,” katanya

Baca Juga:   Sinergitas PKBM mengelola BOP lebih baik

Penutup

hanya itu yang kami bahas semoga informasi kali ini bisa bermanfaat bagi kita semua.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *